Habib Husein Ja’far dan Sejumlah Tokoh Muda Lintas Agama Hadir di PB JATMA ASWAJA
Jakarta, JATMA ASWAJA - Pengurus Besar Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mutabarah Ahlussunah Waljamaah (PB JATMA ASWAJA) menerima kunjungan sejumlah tokoh muda lintas agama di Jakarta. Hadir dalam kunjungan tersebut Habib Husein Ja'far Al Hadar, kemudian juga ada tokoh dari Konghucu, Kris Tan, dari Hindu ada Bli Yan Mitha Djaksana, serta tokoh Khatolik Romo Antonius Suhardi Antara atau yang akrab disapa Romo Aan.
Kehadiran para tokoh muda lintas agama tersebut disambut hangat oleh Sekretaris Jenderal PB JATMA ASWAJA, KH. Helmy Faishal Zaini, dan Wakil Sekretaris Jenderal PB JATMA ASWAJA, Dr. H. Hasan Chabibie.
“Sore ini adalah hari yang penuh berkah dan kesyukuran bagi kita semua, karena rumah PB JATMA ASWAJA dihadiri oleh para tokoh muda lintas agama. Ada Habib Ja’far, ada Bli Yan, ada Kris Tan dan Romo Aan,” jelas Gus Hasan membuka diskusi bersama para peserta Media Academy dari berbagai perwakilan Pengurus Wilayah hingga Pengurus Cabang JATMA ASWAJA seluruh Indonesia.
Membuka sesi diskusi, Gus Helmy mengutip tentang dawuh Sayyidina Ali Bin Abi Tholib yang sangat sufistik tentang persaudaraan. Bahwa mereka yang bukan saudaramu dalam iman, adalah saudaramu dalam kemanusiaan.
“Pertemuan sore ini, adalah bagian dari wujud nyata dari ajaran tasawuf yang menempatkan cinta kasih, akhlak mulia, dan penghormatan terhadap sesama manusia sebagai fondasi kehidupan,” jelas Gus Helmy.
Dalam pertemuan tersebut, Habib Ja’far menjelaskan tentang stoikisme yang cukup ramai dibicarakan oleh anak muda saat ini, sangat beririsan dengan nilai-nilai tasawuf yang ada dalam agama Islam seperti yang diajarkan oleh JATMA ASWAJA melalui bimbingan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya.
“Nilai-nilai tasawuf harus masuk ke ruang-ruang digital kita, meramaikan lini masa media masa dan media sosial kita agar bisa memberikan jalan keluar tentang berbagai macam problematika anak zaman sekarang, salah satunya tentang mental health,” jelas Habib Ja’far.
Senada dengan itu, Kris Tan, Bli Yan dan Romo Aan mengapresiasi keterbukaan PB JATMA ASWAJA dalam membangun komunikasi lintas agama. Meski berbeda-beda keyakinannya, tapi mereka semua sepakat bahwa apapun agamanya, setiap agama mengajarkan satu hal yang sama, yaitu cinta dan kasih sayang.
Kunjungan para tokoh muda lintas agama tersebut, menegaskan peran JATMA ASWAJA sebagai organisasi tasawuf yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Harapannya, pertemuan penting itu bisa menjadi inspirasi dalam merawat persatuan Indonesia, memperkuat toleransi, serta menumbuhkan budaya dialog yang berakar pada cinta, kasih sayang, dan penghormatan terhadap kemanusiaan.
Apa Reaksi Anda?
Suka
1
Tidak Suka
0
Cinta
2
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0

