PB JATMA ASWAJA Kunjungi Syekh ‘Aun Al-Qaddumi: Perkuat Dakwah Spiritual dan Rencana Globalisasi Majelis Sufi Dunia
Jakarta, JATMA ASWAJA— Pengurus Besar Jamiyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah Ahlussunnah wal Jama’ah (PB JATMA ASWAJA) melakukan kunjungan silaturahmi dan dialog keilmuan ke kediaman ulama internasional terkemuka, Syekh ‘Aun Al-Qaddumi, di Jakarta Senin malam, 19 Mei 2025.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal JATMA ASWAJA, Dr. Helmy Faishal Zaini, didampingi oleh Wakil Sekjen Dr. M. Hasan Chabibie dan Bendahara Umum H. Faisal.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan terkait thariqah pada Sya’ban lalu, dengan Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.
Dalam suasana akrab, para tokoh JATMA ASWAJA memperkenalkan organisasi yang kini menjadi wadah resmi penguatan jaringan thariqah mu’tabarah dan dakwah spiritual di Indonesia dan dunia internasional.
Syekh ‘Aun Al-Qaddumi dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Beliau menyatakan:
“Telah mengunjungi saya di tempat tinggal di ibu kota Indonesia, Jakarta, tim dari Jamiyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah Ahlussunnah wal Jama’ah (JATMA), yaitu organisasi yang telah kami tanam benih pendiriannya pada bulan Sya’ban yang lalu di bawah bimbingan Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya. Kami berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai peluang kerja dakwah spiritual kontemporer, serta cara mengaktifkan kembali Majelis Tasawuf Dunia, dengan mempertimbangkan amanat dari guru kami Al-Habib Luthfi untuk mendirikan kantor majelis tersebut di benua Afrika,” ucap Syekh ‘Aun.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan mendalam, Dr. Helmy Faishal Zaini menegaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk silaturahmi keilmuan, tetapi juga sebagai upaya membangun jejaring dakwah global yang berlandaskan sanad keilmuan, akhlak sufistik, dan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Syekh ‘Aun Al-Qaddumi adalah bagian dari mata rantai ulama tasawuf dunia yang menjadi jembatan ruhani antara dunia Islam Timur Tengah dan Asia Tenggara. Kunjungan ini penting untuk menyatukan visi dalam menghidupkan kembali semangat dakwah sufistik yang moderat dan penuh cinta,” ujar Dr. Helmy Faishal.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal JATMA ASWAJA, Dr. M. Hasan Chabibie, menambahkan bahwa pertemuan ini juga membuka peluang besar bagi konsolidasi dakwah internasional:
“Kami membicarakan rencana konkret mendirikan kantor Majelis Tasawuf Dunia di benua Afrika sebagai pusat pengembangan spiritualitas global. Ini adalah amanah besar dari Al-Habib Luthfi yang akan kami kawal dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan,” tegas Hasan Chabibie.
Pertemuan ini ditutup dengan pembacaan doa bersama serta tekad untuk mempererat kolaborasi antara ulama Indonesia dan dunia Islam demi membumikan nilai-nilai tasawuf yang penuh kasih sayang, inklusif, dan berdampak nyata bagi umat manusia.
Perlu diketahui, JATMA ASWAJA adalah organisasi keagamaan yang menghimpun thariqah-thariqah mu’tabarah di Indonesia, mengemban misi menjaga, mengembangkan, dan menyebarkan ajaran tasawuf Ahlussunnah wal Jama’ah yang berakar kuat pada sanad keilmuan dan praktik spiritual klasik. Organisasi ini berada di bawah arahan dan bimbingan langsung Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.
Apa Reaksi Anda?
Suka
10
Tidak Suka
0
Cinta
1
Lucu
0
Marah
0
Sedih
1
Wow
1

