Maulid Nabi Muhammad Saw dan Pelantikan PW JATMA ASWAJA Banten: Perkuat Spiritualitas dan Kebangsaan

Nov 11, 2025 - 15:12
 0
Maulid Nabi Muhammad Saw dan Pelantikan PW JATMA ASWAJA Banten: Perkuat Spiritualitas dan Kebangsaan

Tangerang, 1 November 2025 – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan mengukuhkan kepengurusan baru, Pengurus Wilayah Jam’iyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah Ahlussunnah wal Jama’ah (PW JATMA ASWAJA) Provinsi Banten masa khidmat 2025–2030 menggelar acara bertajuk “Maulid Nabi Muhammad SAW, Zikir Kebangsaan, dan Pelantikan PW JATMA ASWAJA Banten” di Pondok Pesantren Daarussa’adah, Jalan Siliwangi KM 3,8 Doyong Kidul, Kadem Jaya, Kecamatan Jatake, Kota Tangerang, Banten.

Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini menghadirkan tokoh-tokoh nasional JATMA ASWAJA, di antaranya Dr. (H.C.) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya selaku Rois ‘Aam PB JATMA ASWAJA, Dr. (H.C.) H. Helmy Faishal Zaini, M.Si selaku Sekretaris Jenderal PB JATMA ASWAJA, serta sejumlah ulama dan habaib dari berbagai daerah.

Selain menjadi momentum spiritual memperingati kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menandai dimulainya masa khidmat baru PW JATMA ASWAJA Banten dengan semangat memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah melalui nilai-nilai thariqah dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, KH. Sehabuddin selaku Ketua PW JATMA ASWAJA Banten menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, tetapi panggilan tanggung jawab moral dan spiritual untuk menghidupkan nilai-nilai thariqah dalam kehidupan masyarakat modern.

“Kami ingin menjadikan JATMA ASWAJA Banten sebagai rumah besar para pengamal thariqah yang aktif membangun keseimbangan antara dzikir dan pikir. Melalui gerakan sosial-keagamaan yang damai, kami berkomitmen menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah dan masyarakat luas dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat di tengah tantangan era digital.

“Di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi sosial, thariqah harus tampil sebagai peneduh. Kita tidak hanya berdzikir, tetapi juga berfikir dan bertindak untuk kemaslahatan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. (H.C.) H. Helmy Faishal Zaini, M.Si dalam arahannya menekankan bahwa JATMA ASWAJA memiliki peran penting dalam menjaga warisan spiritual bangsa sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.

“JATMA ASWAJA adalah jantung spiritual umat yang mengajarkan cinta tanah air, adab, dan kasih sayang. Pelantikan ini harus dimaknai sebagai ikrar pengabdian untuk terus menebarkan Islam yang ramah, bukan marah,” tegasnya.

Helmy Faishal juga mengajak seluruh pengurus JATMA ASWAJA di Banten untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur thariqah.

“Digitalisasi tidak boleh menjauhkan kita dari makna dzikir. Justru teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana dakwah, penyebaran nilai kebangsaan, dan perkuatan solidaritas sosial,” pungkasnya.

Acara Maulid dan pelantikan ini dihadiri oleh para ulama, habaib, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai daerah di Banten. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Maulid Diba’i, zikir kebangsaan, tausiyah kebangsaan, serta doa bersama untuk kemajuan bangsa Indonesia. JATMA ASWAJA terus berkomitmen memperkuat dimensi spiritualitas, moralitas, dan nasionalisme dalam setiap langkah khidmatnya.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0