PW JATMA ASWAJA NTB Gelar Majelis Ilmu di Lombok Timur: “Meneguhkan Makna Salam sebagai Jalan Kedamaian”

Jul 20, 2026 - 23:34
Jul 21, 2026 - 00:20
 0
PW JATMA ASWAJA NTB Gelar Majelis Ilmu di Lombok Timur: “Meneguhkan Makna Salam sebagai Jalan Kedamaian”
Gus Mislahuddin(Rois Majlis Irsyad wan Nashihah sekaligus Ketua Tanfidziyah PW Jatma Aswaja NTB) bersama Dr. Tgh. Qusyairi dan Dr. TGH. Selamet Syukur Ikhlas
PW JATMA ASWAJA NTB Gelar Majelis Ilmu di Lombok Timur: “Meneguhkan Makna Salam sebagai Jalan Kedamaian”

Lombok Timur, JATMA ASWAJA – Jamiyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah Ahlu sunnah wal jama’ah (JATMA ASWAJA) menggelar Majelis Ilmu di bawah binaan TGH. Qusyairi yang bertempat di Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, pada Ahad (19/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri jamaah dari berbagai wilayah sebagai ikhtiar memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperdalam pemahaman keagamaan, serta menghidupkan tradisi keilmuan para ulama salaf.

Agenda itu dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan tausiyah-tausiyah. Tausiyah pertama disampaikan oleh Dr. TGH. Selamet Syukur Ikhlas. Dalam penyampaiannya, beliau menguraikan pentingnya mengucapkan salam sebanyak tiga kali ketika membuka majelis sebagai bentuk kesempurnaan adab yang diwariskan oleh para ulama salaf.

Beliau menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut memiliki beberapa landasan. Pertama, merupakan amalan para ulama terdahulu, termasuk Almaghfurlah TGH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (Pendiri ormas Nahdlatul Wathan dan satu-satunya pahlawan nasional dari NTB) yang dikenal sering mengulang salam sebanyak tiga kali dan melengkapinya dengan doa “wamaghfiratuhu wa riḍwānuh".

Kedua, ditinjau dari kaidah ilmu nahwu dan balaghah, pengulangan merupakan bentuk penegasan agar pesan tersampaikan dengan sempurna.

Ketiga, salam adalah doa keselamatan bagi orang yang mendengarnya sehingga semakin banyak diucapkan, semakin besar pula doa yang dipanjatkan.

Dalam kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan keutamaan menghadiri majelis ilmu. Beliau menjelaskan bahwa seseorang yang hadir dalam majelis ilmu, meskipun hanya sebentar dengan niat yang ikhlas akan memperoleh pahala yang sangat besar diantaranya pahala seperti melaksanakan seribu rakaat salat sunnah, pahala seperti mengiringi dan menyalatkan seribu jenazah dan akan mendapatkan pahala seperti menjenguk seribu orang sakit. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai motivasi agar jama'ah yang hadir berlomba-lomba untuk terus mencintai majelis ilmu dan istiqamah menghadirinya.

Kemudian tausiyah kedua disampaikan oleh TGH. Qusyairi. Beliau menguraikan makna salam sebagai doa keselamatan, rahmat, dan keberkahan yang menjadi identitas umat Islam. Menurut beliau, salam bukan sekadar ucapan pembuka, tetapi merupakan doa yang membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi sesama. Beliau menjelaskan bahwa Allah Subḥānahū wa Ta'ālā memuliakan para nabi dengan ucapan salam sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an, di antaranya:

سَلَامٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ

"Salam sejahtera atas Nuh di seluruh alam." (QS. Ash-Shaffat: 79)

سَلَامٌ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ

"Salam sejahtera atas Ibrahim." (QS. Ash-Shaffat: 109)

سَلَامٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَارُونَ

"Salam sejahtera atas Musa dan Harun." (QS. Ash-Shaffat: 120)

سَلَامٌ عَلَىٰ إِلْ يَاسِينَ

"Salam sejahtera atas Ilyas." (QS. Ash-Shaffat: 130)

Adapun kepada Nabi Muhammad , Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)

Lalu pada kesempatan tersebut juga beliau mengijazahkan amalan membaca ucapan:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

sebanyak 100 kali setiap selesai salat Subuh, dengan harapan memperoleh keselamatan, limpahan rahmat, keberkahan, kebahagiaan, dan kesejahteraan dari Allah Subḥānahū wa Ta'ālā di dunia maupun di akhirat.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 1
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 1
Ahmad Nawawi Pengurus Wilayah/Cabang Nusa Tenggara Barat