Pelatihan Media di Asrama Al-Haramain Cipulus, Bekali Santri Menjadi Garda Dakwah Digital

Jul 27, 2026 - 09:06
 0
Pelatihan Media di Asrama Al-Haramain Cipulus, Bekali Santri Menjadi Garda Dakwah Digital
Pelatihan Media PW JATMA ASWAJA Jawa Barat

Purwakarta, JATMA ASWAJA – Perkembangan teknologi informasi menuntut dunia dakwah untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Menjawab tantangan tersebut, Asrama Al-Haramain Cipulus, Purwakarta, menggelar Pelatihan Media dengan mengusung tema "Media sebagai Salah Satu Ujung Tombak Dakwah di Era Digital", pada Minggu (26/7/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Rudi Ahmad Rosyidi, S.Pd.I., C.AQ, Anggota Bidang Media dan Komunikasi PW JATMA ASWAJA Jawa Barat, sebagai narasumber. Sebanyak 35 peserta yang terdiri atas santriwan/santriwati, serta pemuda/pemudi dan mahasiswa Purwakarta mengikuti pelatihan dengan antusias.

Dalam pemaparannya, Ustadz Rudi Ahmad Rosyidi menegaskan bahwa media saat ini memiliki peran strategis sebagai salah satu ujung tombak dakwah. Menurutnya, dakwah tidak lagi hanya dilakukan melalui mimbar dan majelis taklim, tetapi juga harus mampu hadir di ruang digital melalui konten-konten yang informatif, edukatif, dan menyejukkan.

Sementara itu, Pengasuh Asrama Al-Haramain, KH. Firman Hawari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan media menjadi bekal penting bagi generasi muda pesantren dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

 "Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan ini. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tempat-tempat lain, khususnya di berbagai pesantren," ujar KH. Firman Hawari.

Beliau juga berharap para peserta mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi positif melalui media digital.

"Melalui pelatihan ini, para santri diharapkan mampu meng-counter dan menangkal berita-berita miring yang menyudutkan dunia pesantren di media sosial. Dengan demikian, informasi publik mengenai pesantren tetap berimbang serta terbebas dari asumsi dan narasi-narasi negatif," tambahnya.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan pembahasan mengenai strategi penyusunan konten dakwah, teknik penulisan berita, etika bermedia sosial, serta pentingnya verifikasi informasi sebelum dipublikasikan. Peserta juga diajak memahami bagaimana media dapat menjadi sarana menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah secara santun, objektif, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu menjadi pegiat media yang profesional, cakap memanfaatkan teknologi, serta berperan aktif menyebarkan informasi yang benar dan menyejukkan di tengah masyarakat. (bbg)

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 2
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 1
Bambang Wonorejo PW Jawa Barat/ PC Kota Bogor